henrywae's weblog bekerja..belajar..berkarya..berjuang

19Aug/100

Khalifah Umar bin Abdul Azis

Membaca artikel Peserta Upacara Tenteng Buku-buku SBY dan SBY Promosi Album Lagu Ciptaannya di Situs Resmi Presiden membuat saya teringat akan kisah Khalifah Umar bin Abdul Azis, cucu Khalifah Umar bin Khatab.

Pada suatu malam, saat Umar bin Abdul Azis sedang melaksanakan sebagian tugas kekhalifahannya, beliau dihampiri putranya.
"Ayah, ada sesuatu yang ingin kuutarakan kepada ayah," ujar putra Umar.
Seketika Umar mematikan lampu minyak yang ada di depannya.
"Kenapa ayah matikan lampu minyak itu?" tanya putra Umar.
"Dengar nak. Ayah matikan lampu minyak ini karena minyak yang digunakan adalah fasilitas dari pemerintah. Sudah selayaknya hanya ayah gunakan untuk kepentingan pemerintahan dan kerakyatan saja. Ayah tidak berhak menggunakan fasilitas ini untuk kepentingan kita," jelas Umar kepada putranya.

Amat sangat jauh dengan sifat pemimpin kita. Upacara kenegaraan malah digunakan untuk tebar pesona. Website kepresidenan yang notabene berdomain go.id malah digunakan untuk promosi. Ditengah makin merangkaknya harga kebutuhan pokok, tulisan "Dapatkan CD Audionya di toko-toko Audio CD terdekat di kota Anda" jelas-jelas tidak memahami bagaimana penderitaan rakyatnya.

14Aug/100

Akhirnya Sampai Juga Paketannya

Setelah menunggu selama hampir 1,5 bulan, akhirnya paketan yang kubeli dari seorang seller dari Hongkong di ebay sampai juga. Isi paket tersebut adalah Nokia Bluetooth Stereo Headset BH-214 OEM.

Sebenarnya yang mendorongku untuk membeli barang ini karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah. Harga di counter mencapai 400 ribuan, sedangkan di FJB Kaskus sempat tawar menawar dengan salah satu seller jatuh ke harga 350 ribu. Di ebay, salah satu seller melego barang ini $16,88 + $1,00 untuk shipping. Total sekitar 170 ribu.

Tanpa pikir panjang, aku segera memesannya.

Satu bulan berlalu dan paket belum kuterima. Kucoba hubungi seller dan alhamdulillah responnya baik sekali. Bahkan seller menawarkan untuk mengirimkannya kembali karena seller khawatir paketan hilang di perjalanan.

Akhirnya kemarin paket tersebut datang. Aku cukup membayar 3 ribu kepada pak pos untuk biayanya.

Setelah semalam cek sana sini, barang dapat bekerja sempurna dengan i-mate Ultimate 9502 dan O2 Atom. Jadi barang benar-benar utuh, tidak mengalami kerusakan pada saat proses pengiriman.

Berikut ini beberapa tips berbelanja di ebay:
- Silakan download tabel tarif bea cukai maupun biaya lain disini, sehingga dapat memprediksi besarnya biaya ketika sampai di Indonesia.
- Pastikan mempunyai akun Paypal dengan status verified.
- Lakukan pencarian barang yang sesuai.
- Pilih seller yang dapat dipercaya. Top Rated Seller adalah yang terbaik. Tetapi jika tidak bisa mendapatkan Top Rated Seller, pilih seller dengan reputasi baik, baca baik-baik respon dari para pelanggannya.
- Pastikan barang bisa dikirim ke Indonesia.
- Tanyakan kondisi barang dan sebagainya kepada seller. Seller yang baik adalah seller yang senantiasa menjawab setiap pertanyaan dengan baik.
- Kiriman dari luar negeri membutuhkan lebih banyak waktu, gunakan jasa kurir semacam Fedex atau DHL bagi yang kurang sabar atau bagi yang ingin tracing paket.

Bagi yang merasa ribet dengan model belanja di ebay, di FJB kaskus banyak yang menawarkan jasa pembelian barang dari luar negeri.



2Jan/100

Jin dan Manusia

Kok jadi demen ngomongin jin ya? Tak apalah, daripada blognya kosong :-D

Sebenarnya yang kutulis ini bukan pengalamanku sendiri. Cerita ini dialami oleh pak Mursyid, teman haji ibu, seorang tokoh agama di kampungnya. Cerita ini beliau sampaikan saat pengajian beberapa waktu lalu.

Ketika itu beliau (pak Mursyid) tinggal disebuah rumah dekat asrama. Di asrama tersebut tinggal seorang pemuda bernama Toni. Sejauh yang beliau tahu mas Toni ini mengalami sedikit gangguan kejiwaan (stress).

Suatu ketika mas Toni berkunjung ke rumah pak Mursyid. Karena beliau masih berada di masjid, disana dia hanya ditemui istrinya. Dia berpesan bahwa pak Mursyid akan diajak berbicara 4 mata. Tetapi ketika mas Toni hendak berpamitan muncullah pak Mursyid.

“Pak, ada waktu untuk berbicara 4 mata?,” tanya mas Toni.
“Ada, silakan mas, ibu tolong masuk dulu, bikinkan minum, mas Toni mau berbicara 4 mata,” ujar pak Mursyid.
“Sebenarnya bukan saya pak yang ingin mengajak berbicara 4 mata, bapak sudah ditunggu di kamar saya, di asrama,” mas Toni berusaha menjelaskan.
“Baik, saya ke asrama,” dan kemudian pak Mursyid berlalu.

Sesampainya di asrama beliau meminta kepada seorang penghuni untuk menunjukkan kamar mas Toni. Ditunjuknya sebuah kamar yang tertutup rapat.

Beliau ketuk pintu, tak ada yang menjawab. Kemudian beliaupun masuk ke kamar. Sepi, tak ada siapapun. Akhirnya beliau duduk, diam, mencoba untuk berfikir apa yang seharusnya dilakukan.

Tak berapa lama beliau berkata dengan lantang, “saya ndak punya ilmu yang cukup untuk berkomunikasi dengan anda, saya hanya minta kepada anda untuk tidak lagi mengganggu mas Toni.” Kemudian beliau meninggalkan asrama dan kembali ke rumah.

Empat bulan berselang, mas Toni kembali muncul ke rumah pak Mursyid dengan wajah yang lebih segar. Dia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Mursyid, karena melalui beliau dia sembuh.

Dari apa yang pak Mursyid katakan di asrama, aku bisa menyimpulkan, sebenarnya semua orang bisa belajar untuk berkomunikasi dengan jin. Namun tanpa tujuan yang jelas, tujuan yang bukan karena Allah Ta’ala, tanpa kekuatan iman, ilmu tersebut tidak akan ada gunanya.

Dari yang pernah kudengar, ada banyak sekali jin kafir, jahat yang punya hobi menguping pembicaraan malaikat. Mungkin jin-jin inilah yang memberikan bisikan kepada para peramal. Wallahualam Bissawab, dan Allah Yang Maha Tahu sesungguhnya.

Semua nama pelaku dalam cerita ini kutulis dengan jelas, Insya Allah bisa dipertanggungjawabkan

Tagged as: , , , No Comments
2Jan/100

Lho Kok Bau Kemenyan?

Semalam setelah silaturahim dari rumah calon istriku, aku meluncur ke rumah Danang, sahabatku. Disana aku hanya berniat untuk mengambil desain undangan nikah.

Sambil menunggu desain selesai aku minta izin untuk menumpang sholat Isya. Setelah sholat, ngobrol sebentar, kemudian aku berpamitan. Saat berada diluar, lho kok bau kemenyan? Mungkin ada yang bakar kemenyan pikirku. Tak berapa lama danangpun merasakan hal yang sama. Dicari kesana kemari yang berbau hanya seputar sepeda motorku.

Nggak mau berfikir hal yang berbau mistik, akupun segera meluncur pulang. Sempat bingung saat harus menentukan ambil rute mana?, lewat karangkajen yang jalannya sempit, agak crowded, banyak traffic light atau ambil ring road yang sepi tapi agak memutar. Akhirnya kuputuskan untuk mengambil ring road.

Di jalan sempat kepikiran soal bau kemenyan tadi, siapa yang bakar?, kok baunya hanya di seputar motorku? Aku coba untuk berdzikir, membaca ayat kursi. Makin keras kubaca kok makin merinding? Ah, jangan-jangan ada yang bonceng?

Ayat kursi terus kubaca, dan akhirnya rasa merinding mulai hilang saat mendekati kotagede. Mungkin memang ada yang bonceng, pikirku. Sesampainya di rumah kuambil air wudlu, berdoa semoga Allah memberiku kekuatan, senantiasa menjagaku.

Jadi teringat dengan pengajian yang diisi oleh pak Jaslan, teman haji ibu. Allah telah menciptakan manusia, jin, iblis dan setan. Bahwasanya manusia diciptakan lebih unggul, lebih sempurna daripada jin, iblis dan setan. Jin tidak pernah mengganggu manusia , kecuali hanya ingin berkenalan. Jadi ucapkanlah paling tidak satu ayat ketika bertemu, hal ini hanya untuk menunjukkan kepadanya bahwa kita, manusia lebih unggul.

Jadi met kenal ya buat yang bonceng semalam.. ;-)

2Jan/100

Ujian, Cobaan

Mencoba menulis kembali blog yang sudah lama sekali kutinggalkan.

Sebenarnya apa yang akan kutulis saat ini merupakan isi pesan dari calon istriku yang kuterima tadi pagi setelah subuh. Pesan ini merupakan sikap dari seseorang saat diberi ujian, cobaan oleh Allah SWT.

Cobaan, ujian, setiap orang pasti mengalaminya. Karena hidup adalah ujian. Layaknya guru yang memberikan ujian kepada muridnya, makin tinggi kelas seorang murid, makin sulit pula ujian yang diberikan. Begitu halnya dengan iman, makin tinggi tingkat keimanan seseorang, biasanya makin sulit pula ujian yang diberikanNya. Namun satu hal yang harus selalu menjadi pegangan bahwa Allah pasti memberikan cobaan semampu umatNya.

Hanya Allah-lah satu-satunya yang megetahui sesuatu itu bermanfaat bagi hambaNya. Meski kadang menyakitkan, tapi justru saat cobaan datang itulah kita rasakan kasih sayangNya, keadilanNya. Saat ujian datang, Dia limpahkan anugerah luar biasa berupa kejernihan akal dan kejernihan hati sehingga kita bisa berusaha mencari solusi ditengah kegundahan. Dari sanalah terbentuk sikap pasrah, tawakal karena kita sandarkan harapan kepada KHOLIQ bukan MAKHLUK.

Sebuah penjabaran dari sms yang kuterima tadi pagi dari calon istriku, Sufiati Hasna.