henrywae's weblog bekerja..belajar..berkarya..berjuang

19Aug/101

Khalifah Umar bin Abdul Azis

Membaca artikel Peserta Upacara Tenteng Buku-buku SBY dan SBY Promosi Album Lagu Ciptaannya di Situs Resmi Presiden membuat saya teringat akan kisah Khalifah Umar bin Abdul Azis, cucu Khalifah Umar bin Khatab.

Pada suatu malam, saat Umar bin Abdul Azis sedang melaksanakan sebagian tugas kekhalifahannya, beliau dihampiri putranya.
"Ayah, ada sesuatu yang ingin kuutarakan kepada ayah," ujar putra Umar.
Seketika Umar mematikan lampu minyak yang ada di depannya.
"Kenapa ayah matikan lampu minyak itu?" tanya putra Umar.
"Dengar nak. Ayah matikan lampu minyak ini karena minyak yang digunakan adalah fasilitas dari pemerintah. Sudah selayaknya hanya ayah gunakan untuk kepentingan pemerintahan dan kerakyatan saja. Ayah tidak berhak menggunakan fasilitas ini untuk kepentingan kita," jelas Umar kepada putranya.

Amat sangat jauh dengan sifat pemimpin kita. Upacara kenegaraan malah digunakan untuk tebar pesona. Website kepresidenan yang notabene berdomain go.id malah digunakan untuk promosi. Ditengah makin merangkaknya harga kebutuhan pokok, tulisan "Dapatkan CD Audionya di toko-toko Audio CD terdekat di kota Anda" jelas-jelas tidak memahami bagaimana penderitaan rakyatnya.

Tags: makalah umar bin abdul aziz
2Aug/1067

Al Quran Madinah Untuk Windows Mobile Pocket PC


Alhamdulillah, sudah hadir Quran Player untuk Pocket PC aka Windows Mobile. Kita sebagai kaum Muslim bisa setiap saat membaca, memahami dan mendengarkan ayat-ayat suci Al Quran.

Review
Sebelum menggunakan software ini saya menggunakan Pocket Quran dari Pocket Islam. Kesan pertama sangat berbeda. Begitu mencoba terasa sangat nyaman di mata. Tulisan begitu tajam dan jelas, benar-benar khas Al Quran terbitan Madinah. Tidak seperti Pocket Quran, software ini mematikan fungsi auto turn off backlight, sehingga tanpa interaksi ke layar, backlight akan menyala terus. Navigasinyapun sangat mudah, cukup dengan mengusap jari maka kita dapat berpindah antar halaman maupun sekedar scroll halaman.
Kita tidak akan sulit mengikuti pembacaan tiap ayat, karena setiap ayat yang baru kita baca bisa ditandai. Disetiap katapun bisa kita sisipkan catatan berupa tulisan, suara maupun gambar.
Pilihan Reciter cukup banyak, tersedia suara 4 orang reciter. Selama ini saya merasa cukup nyaman dengan suara dari Ali Abdurrahman Al-Hudzaifi di Quran Player versi PC. Dan di versi Pocket PC ini suara beliau bisa saya pilih.
Berpindah antara tampilan ayat suci, terjemah, maupun tafsir terbilang mudah. Namun dengan keterbatasan kecepatan processor Pocket PC yang saya miliki, terdapat jeda disetiap perpindahannya.
Sayangnya default bahasa ketika dijalankan pertama kali adalah Bahasa Arab, sehingga harus meraba-raba kira-kira tombol mana yang harus dipilih untuk mengganti bahasa.

Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan software ini diantaranya:

  • Freeware
  • Finger/Touch friendly
  • sangat mudah dioperasikan
  • Support berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia
  • Font mirip cetakan Al Quran Madinah dan bisa dizoom sesuai kenyamanan mata
  • Tersedia beberapa macam Tilawah dengan kekhasan masing-masing, diantaranya:
    • Sheikh Basfar
    • Al-Hudhaifi
    • Al-Akhdar
    • Aiyyub
  • Terdapat fitur hafalan sesuai dengan target yang diinginkan
  • Terdapat foot note dari tiap kata terjemahan yang dihighlight
  • Terdapat Mukadimah dan Penutup pada terjemahan tiap surat

Kekurangan software ini menurut saya adalah:

  • Default bahasa ketika pertama kali dijalankan adalah Bahasa Arab, cukup membuat bingung
  • Tidak seperti Pocket Quran, tombol scroll tidak bisa menggantikan tombol DPad
  • Terjemahan bahasa secara global, tidak selang-seling per ayat

Overall software ini cukup bagus, jauh lebih bagus dari Pocket Quran dari Pocket Islam. Tujuan untuk menyampaikan ayat-ayat suci Al Quran tersampaikan.

Info dan download bisa didapatkan di
http://pocketpc.qurancomplex.gov.sa/front
Anda tidak perlu mendownload font Usmani, karena installer secara otomatis akan menginstall font ini setelah selesai instalasi.

Beberapa screenshot

mirror: http://www.indowebster.com/KFGQPC_Quran_v1_0_9_20.html
Password: kaskus.us

mirror untuk reciter Ali Abdurrahman Al-Hudzaifi:

mirror untuk reciter Muhammad Ayyub:

mirror untuk reciter Basfar:

mirror untuk reciter Akhdar:

Extract masing-masing file, kemudian gabungkan dengan menggunakan 7zip.

mirror untuk terjemahan bahasa Indonesia:

Tags: quran windows mobilequran for windows mobileAlquran for windows mobileal quran windows mobileal quran for windows mobilealquran windows mobilealquran mobilequran madinahalquran madinahquran untuk windows mobile
2Jan/101

Jin dan Manusia

Kok jadi demen ngomongin jin ya? Tak apalah, daripada blognya kosong 😀

Sebenarnya yang kutulis ini bukan pengalamanku sendiri. Cerita ini dialami oleh pak Mursyid, teman haji ibu, seorang tokoh agama di kampungnya. Cerita ini beliau sampaikan saat pengajian beberapa waktu lalu.

Ketika itu beliau (pak Mursyid) tinggal disebuah rumah dekat asrama. Di asrama tersebut tinggal seorang pemuda bernama Toni. Sejauh yang beliau tahu mas Toni ini mengalami sedikit gangguan kejiwaan (stress).

Suatu ketika mas Toni berkunjung ke rumah pak Mursyid. Karena beliau masih berada di masjid, disana dia hanya ditemui istrinya. Dia berpesan bahwa pak Mursyid akan diajak berbicara 4 mata. Tetapi ketika mas Toni hendak berpamitan muncullah pak Mursyid.

“Pak, ada waktu untuk berbicara 4 mata?,” tanya mas Toni.
“Ada, silakan mas, ibu tolong masuk dulu, bikinkan minum, mas Toni mau berbicara 4 mata,” ujar pak Mursyid.
“Sebenarnya bukan saya pak yang ingin mengajak berbicara 4 mata, bapak sudah ditunggu di kamar saya, di asrama,” mas Toni berusaha menjelaskan.
“Baik, saya ke asrama,” dan kemudian pak Mursyid berlalu.

Sesampainya di asrama beliau meminta kepada seorang penghuni untuk menunjukkan kamar mas Toni. Ditunjuknya sebuah kamar yang tertutup rapat.

Beliau ketuk pintu, tak ada yang menjawab. Kemudian beliaupun masuk ke kamar. Sepi, tak ada siapapun. Akhirnya beliau duduk, diam, mencoba untuk berfikir apa yang seharusnya dilakukan.

Tak berapa lama beliau berkata dengan lantang, “saya ndak punya ilmu yang cukup untuk berkomunikasi dengan anda, saya hanya minta kepada anda untuk tidak lagi mengganggu mas Toni.” Kemudian beliau meninggalkan asrama dan kembali ke rumah.

Empat bulan berselang, mas Toni kembali muncul ke rumah pak Mursyid dengan wajah yang lebih segar. Dia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Mursyid, karena melalui beliau dia sembuh.

Dari apa yang pak Mursyid katakan di asrama, aku bisa menyimpulkan, sebenarnya semua orang bisa belajar untuk berkomunikasi dengan jin. Namun tanpa tujuan yang jelas, tujuan yang bukan karena Allah Ta’ala, tanpa kekuatan iman, ilmu tersebut tidak akan ada gunanya.

Dari yang pernah kudengar, ada banyak sekali jin kafir, jahat yang punya hobi menguping pembicaraan malaikat. Mungkin jin-jin inilah yang memberikan bisikan kepada para peramal. Wallahualam Bissawab, dan Allah Yang Maha Tahu sesungguhnya.

Semua nama pelaku dalam cerita ini kutulis dengan jelas, Insya Allah bisa dipertanggungjawabkan

Tags: pembicaraan jin dan manusia
Tagged as: , , , 1 Comment
2Jan/100

Ujian, Cobaan

Mencoba menulis kembali blog yang sudah lama sekali kutinggalkan.

Sebenarnya apa yang akan kutulis saat ini merupakan isi pesan dari calon istriku yang kuterima tadi pagi setelah subuh. Pesan ini merupakan sikap dari seseorang saat diberi ujian, cobaan oleh Allah SWT.

Cobaan, ujian, setiap orang pasti mengalaminya. Karena hidup adalah ujian. Layaknya guru yang memberikan ujian kepada muridnya, makin tinggi kelas seorang murid, makin sulit pula ujian yang diberikan. Begitu halnya dengan iman, makin tinggi tingkat keimanan seseorang, biasanya makin sulit pula ujian yang diberikanNya. Namun satu hal yang harus selalu menjadi pegangan bahwa Allah pasti memberikan cobaan semampu umatNya.

Hanya Allah-lah satu-satunya yang megetahui sesuatu itu bermanfaat bagi hambaNya. Meski kadang menyakitkan, tapi justru saat cobaan datang itulah kita rasakan kasih sayangNya, keadilanNya. Saat ujian datang, Dia limpahkan anugerah luar biasa berupa kejernihan akal dan kejernihan hati sehingga kita bisa berusaha mencari solusi ditengah kegundahan. Dari sanalah terbentuk sikap pasrah, tawakal karena kita sandarkan harapan kepada KHOLIQ bukan MAKHLUK.

Sebuah penjabaran dari sms yang kuterima tadi pagi dari calon istriku, Sufiati Hasna.

Tags: saat cobaan makin sulit