Waspada Untuk Pelanggan Telpon Rumah Telkom (Perampokan Gaya Baru Ala Telkom Part 2)
Menyambung dari tulisan kemarin, akhirnya tadi pagi aku ke Plasa Telkom. Sampai disana sekitar jam 9 ternyata antrian udah banyak. Dua koran habis kubaca untuk sekedar nunggu panggilan, tapi kok ya belum dapet jatah.
Sempat ngobrol sama seorang ibu yang duduk disebelah. Kata ibu itu, dia mau nanya kok ada biaya nggak biasa yang harus dibayar. Walah, kok nasibnya sama
.
Setelah tiba giliranku, kusodorkan cetakan detail tagihan ke CSnya. Setelah ngomong kesana kemari, akhirnya CSnya bilang kalau SEMUA PELANGGAN TELPON RUMAH TELKOM SECARA OTOMATIS DIIKUTKAN KE PAKET TAGIHAN TETAP yang nggak hemat. Wah, parah dong, kok semua? dan tanpa konfirmasi?.
Well, daripada panjang lebar nggak karuan, akhirnya kutanyakan gimana nasib kelebihan tagihan yang ada. Setelah meminta KTPku, kemudian CSnya nulis sesuatu di lembar Surat Pengaduan. Setelah menyerahkan Surat tersebut untuk ditandatangani, CSnya bilang kalau kelebihan tagihan akan dipotongkan ke tagihan bulan berikutnya.

Jadi waspada untuk pelanggan telpon rumah telkom. Segera cek detail tagihan disini. Kalau ada yang mencurigakan segera tanyakan ke 147 atau ke Plasa Telkom terdekat.
April 4th, 2011 - 11:44
kalo cara begini Dicari HP sebesar pesawat telpon rumah untuk MANULA, sebagai pengganti TELKOM
April 5th, 2011 - 08:33
@irit semesta:
mereka udah bingung harus cari sumber penghasilan dari mana lagi….
May 14th, 2011 - 12:43
6 bln ini saya daftar pasang spedy paket 100.000 tidak dengan pasang telpon rumah……………nyatanya dalam praktik pembayaran saya diwajibkan untuk membayar Abonemen telpon rmh,sy laporankan ke Telkom Malang saya diharuskan membawa form yg utk pelanggan……….padahal saya (istri) tidak pernah dikasih form tersebut………………..saya tanya Telkom Dampit katanya saya harus ke Kepanjen…………………..terus yg benar gmn ???
May 14th, 2011 - 12:52
@Ervan:
berarti selama ini yg digembargemborkan tagihan cukup tagihan speedy tanpa tagihan abonemen telepon cuman omong kosong ya….ckckckck…